top of page

Suryani Indah Sari

(l. 1999)

Lahir di Padang, bekerja dan tinggal di Yogyakarta, Indonesia.


Suryani Indah Sari adalah seorang seniman visual yang pernah menempuh pendidikan Kriya Seni di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta. Praktiknya berfokus pada eksplorasi material benang dan teknik sulam. Karya saya tertarik pada bagaimana cahaya memengaruhi warna dan bentuk, bagaimana tekstur dapat menciptakan pengalaman visual yang unik. Saya mencari cara untuk memadukan teknik tradisional dengan media modern. Dalam setiap karya saya, saya berusaha untuk memberikan sentuhan personal dalam biota laut, saya melihat bayangan diri kita sendiri, sebuah refleksi tentang kehidupan, kematian, dan regenerasi. Dalam keheningan laut, biota laut berbicara dengan bahasa yang hanya dapat dipahami oleh hati. Saya harap karya saya dapat memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan dan menginspirasi orang lain untuk melihat keindahan dan keunikan di sekitar mereka, serta mendorong mereka untuk mempertanyakan hubungan dengan alam.

Suryani Indah Sari

Pameran Terpilih

2025 Guru Terkembang Jadi Bentuk, oleh Sakato Art Community, OHD Museum, Magelang

“Nature, Everyday Life and Glimpses of the Past”, Gajah Galllery Singapore

Jogja Art Fair, Chapter Jogja, Booth C20 oleh SACAS by Sakato Art Community, Student Center GIK UGM

Marandai Pajang, Sakato Art Community, Yogyakarta, Indonesia.

2024 Minispare oleh Sakato Art Community, Getback Parlour, Jakarta, Indonesia.

Lain, Ruang Dalam Art House, Yogyakarta, Indonesia.

Marandai Pajang, Sakato Art Community, Yogyakarta, Indonesia.

Art Jakarta Scane, Jeda Project, Jakarta, Indonesia.

2023 Marandai Pajang, Sakato Art Community, Yogyakarta, Indonesia.

Art Jakarta Scane, Sakato Art Community, Jakarta, Indonesia.

2022 After Mooi Indie #4, MINANGKARTA oleh FORMMISI, Galeri R.J Katamsi, Yogyakarta, Indonesia.

2019 After Mooi Indie #3, Surau dan Rantau oleh FORMMISI, Galeri R.J Katamsi, Yogyakarta, Indonesia.

Green Garden #IX Mother Nature, Fakultas Seni Rupa, Yogyakarta, Indonesia.

2018 Gatra Katulistiwa #1, Fakultas Seni Rupa, Yogyakarta, Indonesia.

After Mooi Indie #2, Bromance oleh FORMMISI, Galeri R.J Katamsi, Yogyakarta, Indonesia.

2017 NOS-TALGIA, kelompok Tali Goci, Yogyakarta, Indonesia.

bottom of page